Question? +62812 1829 2560 5A75507B
Workshop & Office Jl.Merapi No.2 Taman Tangkuban Perahu
Kec.Setiabudi Kel. Guntur Jakarta Selatan 12980

Jenis bahan kaos, Jenis sablon Manual

JENIS BAHAN KAOS

 

1. KATUN (combed 20s, 24s, 30s)

Bahan katun combed terbuat murni 100% dari serat kapas alami. Bahan combed memiliki tekstur yang halus, dingin, nyaman, dan menyerap keringat, sehingga sangat nyaman dan cocok dipakai di Negara tropis seperti Indonesia. Kain Combed memiliki serat benang yang lebih halus dan rata sehingga penampilannya akan menjadi lebih halus , rata dan rapih. Ada beberapa jenis kain combed yang ada di pasaran.

Hal ini dibedakan berdasarkan jenis benang yang digunakan serta setting gramasinya (gr/m2). Kami menyediakan 3 varian combed, Ada combed 20s, 24s, 30s. hal yang membedakan adalah ketebalan kain combed. Kain 20s memiliki ketebalan yang paling tebal, sedangkan combed 30s memiliki ketebalan yang paling tipis. Kain Combed 30s merupakan kain yang paling banyak dipakai dan menjadi favorit kaos distro karena teksturnya yang lemas dan jatuh sehingga sangat nyaman di pakai.

2. CARDET

Dibandingkan dengan kain combed , kain cotton cardet memiliki serat benang yang kurang halus. Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang halus dan kurang rata. bahan cotton cardet sering digunakan untuk kaos-kaos dengan target pasar kelas menengah, misalnya untuk kaos pabrik, seragam buruh, dan juga kaos oblong olahraga.

3. POLYESTER dan PE

Polyester sesuai namanya, merupakan bahan serat sintetis  yang terbuat dari bahan ester (dalam hal ini hasil sampingan minyak buni dan dibuat bahan berupa serat fiberpoly). Dibandingkan katun, kain jenis ini lebih tipis, agak kasar, dan tidak bisa menyerap keringat sehingga sangat panas ketika dipakai.

4. TC (TETERON COTTON)

seiring dengan kemajuan teknologi, terpengaruh juga teknologi pengolahan bahan kain. Banyak bahan kain hasil dari penggabungan katun dan Polyester, salah satunya adalah TC. Jenis bahan ini merupakan campuran dari 35% cotton combed dan 65% polyester. TC ini seperti PE, terasas panas ketika memakainya karena kurang bisa menyerap keringat. Namun kelebihannya bahan ini lebih tahan kusut, dan tidak mudah melar meski sudah lama dipakai.




5. VISCOSE

Viscose biasa juga disebut rayon. Sebuah bahan serat sintesa celulosa organic (buatan manusia) yang biasa digunakan sebagai bahan kain. Teksturnya memiliki kesamaan dengan tekstur kapas. Viscose biasanya digunakan untuk menambahkan kenyamanan  pada serat sintesis dan juga menambah kecerahan warna. Serat Viscose mempunyai tahanan kelembaban yang lebih tinggi, kecemerlangan warna yang lebih baik dan lebih lembut dibanding kapas. Namun kain ini terkesan mewah, sehingga harganya mahal dan jarang tersedia di pasaran.

6. CVC ( COTTON VISCOSE) 

Jenis bahankaos  ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

 

7. HYGET

Jenis bahan ini terbuat dari plastic dan sangat tipis, oleh karena itu harganya sangat murah. Namun bahan ini, bisa dibilang kurang layak dan nyaman untuk dijadikan kaos. Biasanya pembuatan kaos dengan bahan ini dilakukan jika ingin membuat kaos dengan jumlah massal tetapi dana yang tersedia tidak terlalu banyak. Bahan ini banyak digunakan untuk keperluan kampanye partai.





JENIS-JENIS SABLON

1. Sablon Rubber

Cara ini termasuk yang paling banyak diaplikasikan dalan dunia sablon. Karena sifatnya yang menempel dipermukaan kain sehingga mampu menutupi serat atau rajutan kain. Jenis rubber sendiri ada banyak. Tergantung kualitas dan efek sablon yang diharapkan. Pada cara ini jika kualitas cat dan pengerjaannya baik akan tahan hingga bertahun-tahun.

2. Sablon Pigment / superwhite

Cara ini biasa digunakan untuk kaos yang berwarna putih atau berwarna muda. Jeis Cat ini menyerap ke dalam serat bahan, bahan Kaos yang menggunakan cat jenis ini tidak  kaku dan mempunyai hand feel yang lembut bila diraba.

3. Sablon Plastisol

Berbeda dengan cat rubber yang berbahan dasar air. Sablon Plastisol ini menggunakan basis minyak sebagai bahan dasarnya. Kelebihan cat ini adalah kemampuannya menembus dot atau titik yang yang sangat kecil. Sehingga cocok untuk mencetak design raster/Halftone.

4. Sablon Reflektif
Tinta sablon yang akan menyala jika kaos disinari oleh sebuah sumber cahaya.

5. Sablon Glow in the dark
Cat jenis ini memiliki kemampuan untuk memancarkan cahaya didalam kegelapan. Hanya saya sablonan yang dihasilkan cat ini terasa tebal dan dalam pencucian sehari-hari harus lebih hati-hati. Cat jenis ini bisa rubber, pigmen maupun plastisol dengan additive GID powder.

6. Sablon Discharge
Cat jenis ini memiliki kemampuan menghilangkan warna dasar kaos yang kemudian di isi dengan warna cat.

7. Sablon Glitter
Sablon dengan menggunakan cat yang dicampurkan bubuk glitter. Glitter sendiri tersedia dengan berbagai macam warna.

8. Sablon Flocking

Tinta sablon dengan bentuk jadi seperti beludru



Klik disini untuk melihat Gallery kami  GALLERY

Klik untuk Info order  HOW TO ORDER

klik untuk menghubungi kami  CONTACT US